Pages

Sabtu, 24 September 2011

POLA KERJA PASTI

Assalamualaikum Kawan...

Dalam bekerja sering kita merasa cukup dan berharap sukses jika sudah bekerja keras.. arti bekerja keras adalah pantang lelah, pantang malas, pantang nyantai. padahal pola ini berbenturan dengan kondisi yang secara manusiawi butuh istirahat, butuh tidur, butuh bermasyarakat, dan usia yang pasti akan menjadi tua.

Maka selain Bekerja keras sudah semestinya kita mesti BEKERJA CERDAS, hal ini untuk mengatasi segala keterbatasan manusia, Bekerja cerdas artinya kita mesti berinovasi dengan kreatifitas agar bekerja semakin simple, semakin optimal, semakin cepat. Maka semestinya kita mau terus belajar dan menciptakan formula-formula baru, open mind sehingga bisa menyerap kelebihan-kelebihan dari orang lain sehingga untuk melengkapi kemampuan diri. Manfaatkan perkembangan teknologi informasi. So... suka atau tidak suka kita mesti TERUS BELAJAR.

Tetapi....setiap manusia memiliki kemampuan yang tidak sama, memiliki keterbatasan masing-masing. Maka Bekerja Keras dan Cerdas saja ternyata tidak cukup. Ada yang mesti kita lakukan untuk mengatasi keterbatasan itu, ternyata kita mesti BEKERJA SAMA, semakin banyak orang yang memikul satu beban maka beban terasa semakin ringan, semakin banyak orang dengan segala kelebihannya, maka semakin mudah    
persoalan terselesaikan. Satu hal yang kita harus pastikan bahwa "Gunungpun bisa dipindahkan kalau kita bekerjasama, semutpun bisa mengalahkan gajah kalau bersama-sama, tetapi kalau bersama-sama tadi dalam SATU fisi dan misi. Apakah semua orang akan memindahkan gunung ke arah yang sama??? apakah sekelompok semut bersepakat melawan gajah sampai mati??? Kalau sekelompok orang memindahkan ke kanan dan sekelompok ke kiri?, apalagi kalau masing-masing memindahkan ke arah semaunya, maka yang terjadi GUNUNG bukan berpindah,tapi tercerai berai. Kalau semut tidak bekerja sampai tuntas, maka hanya akan membuat Gajah mengamuk terus menerus dan menghabisi gerombolan semut. O o.. artinya BEKERJA SAMA sangat diperlukan tetapi mesti dimulai dengan menyamakan Visi dan misi, meletakkan segala kepentingan pribadi menjadi kepentingan bersama.

Dalam setiap perjuangan hampir selalu dimulai dengan perjalanan yang tidak mudah dan minim hasil, atau bahkan melangkah mundur dulu untukmendapatkan jarang ancang-ancang yang cukup. Artinya di tahap perjuangan kita belum akan mendapatkan hasil yang seperti harapan, maka pada tahapan itu kita mesti memiliki pola KERJA IKHLAS. Ikhlas berjuang, ikhlas melangkah mundur dulu atau kata populernya kita mesti bersedia keluar dulu dari ZONA NYAMAN. Tidak terlalu berhitung hasil dulu. Pada tahapan ini kita mesti mencari celah-celah bagian pekerjaan ini yang bisa membuat kita menikmati proses dan mencintai perjuangannya.

Tahapan terakhit adalah tahapan mencapai hasil, maka orang-orang yang menjadi pemenanga adalah yang berhasil bertahan sampai pada tahapan sukses. Maka tidak akan ada artinya proses perjuangan yang optimal jika kita tida BEKERJA TUNTAS. Banyak orang yang bosan didalam prosesnya. maka kerjanya cuma membangun mimpi terus, merintis terus. Sampai puncak??? MIMPI!!! Artinya orang-orang sukses adalah mereka yang menerapkan pola BEKERJA TUNTAS

Kesimpulannya : Untuk mencapai sukses sudah meharusnya kita memiliki 5 pola kerja :

  1. Bekerja KERAS
  2. Bekerja CERDAS
  3. Bekerja SAMA
  4. Bekerja IKHLAS
  5. Dan Bekerja TUNTAS
SUKSES???? Pasti Siapa mau?!!!

Kamis, 15 September 2011

NEW START in a Life

Bismilahirrohmaanirrochim.....

Memastikan setiap sisi kehidupan adalah berjarak, dari setiap sisi pandang  yang berbeda akan menghasilkan paparan hasil yang berbeda. Siapapun kita yang  tahu tentang hal ini maka dia tahu mesti melihat dengan seluruh sudut pandang untuk menghasilkan paparan yang lengkap dari setiap focus media obyek, Sudah pasti ada sisi-sisi yang positif meski seburuk apapun persoalan yang sedang terjadi.

Kenapa kita tidak mencoba untuk selalu melihat setiap kejadian, setiap persoalan, setiap media dari sudut pandang positifnya, dengan begitu yang sudah PASTI akan kita dapatkan minimalnya  adalah :

  1. Terhindar dari persoalan yang lebih rumit yaitu munculnya persoalan baru karena konflik kepentingan.
  2. Bisa menemukan hikmah dalam bentuk-bentuk yang pasti ber-efek manfaat di masa/ waktu berikutnya.
  3. Kita menjadi pemenang dengan mengalahkan nafsu pribadi.
Resepnya : POSISIKAN diri kita pada media : rasakan apa yang sebenarnya sedang Anda lakukan, yang Anda inginkan jika Anda ada pada posisinya. Kenapa sesuatu itu terjadi?? 

Case : Hari kemarin adalah hari dimana begitu banyak kejadian yang jika dilihat dari sudut yang salah akan menghasilkan persoalan.
  1. Ada schedule gathering di RM HARTZ Chicken, yang semua tahu budgetnya cukup tinggi, plan undang 20 orang, dalam perjalanan yang berninat 30 an orang. Sampai menjelang mulai ada konfirm ulang jadi tambah menjadisekitar 40 orang. Dan luar biasa ternyata yang datang mencapai 60 orang diluar kendali. Ditambah acara mulur sehingga over time sampai 3 jam
  • Sisi (-) Plan tidak matang, koordinasi tidak solid, budged keuangan bengkak 3x lipat (Efek langsung yang terjadi dan mesti diatasi) 
  • Sisi (+) 1. Satu hal yang luaaar biasa adalah apresiasi masyarakat terhadap program kerja kita jadi nyata terbukti sangat tinggi, 2. Antusiasme audience saat acara sampai tuntas bahkan overtime menunjukkan fokus tidak berubah, 3. Banyak closing, yang bisa jadi itu karena audience menjadi semakin mantap bekerjasama dengan kita karena aura yang timbul dari suasana pertemuan yang penuh. 4. Kita jadi tambah pengalaman untuk melalu melakukan breefing matang sebelum membuat acara lain.
  • Kalau kita menemukan sisi-sisi yang berbeda, kenapa kita tidak memilih untuk MERASAKAN dari sisi yang (+) saja??
Hari kemarin adalah hari pertama salah satu pegawaiku bekerja di toko, Malam ketika baru saja selesai pulang dari acara Gathering, masih banyak tamu dan belum sempat istirahat, dia datang memberikan laporan toko hari itu, dan sejenak kemudian Gubrakkkkkk / Krompyaaaaang, pintu kaca tertabrak dan hancur lebur.
  • Dr kejadian itu saya mencoba merasakan seandainya saya jadi dia dan mengalami kejadian itu jawablah pertanyaan-pertanyaan ini :
  1. Apakah mungkin saya sengaja melakukan itu? padahal itu hari pertamaku bekerja?      ya / tdk
  2. Apakah saya senang dengan kejadian itu, puas sdh membuat orang kaget dan rugi?      ya / tdk
  3. Apakah saya merasa nyaman setelah kejadian itu                                                         ya / tdk
Sekarang kita jadi memaklumi kejadian itu, memaafkan bahkan mengasihani pegawai tadi.
Hikmahnya, dia jadi lebih berhati-hati berikutnya pasti

SEMOGA kita bisa selalu menemukan sisi yang berbeda dari setiap kejadian yang dialami. Pastikan setiap kejadian tersembunyi hikmah yang luar biasa. Semoga Alloh selalu memberi kemudahan untuk kita agar menjadi orang-orang yang mampu menahan diri sampai menemukan sisi-sisi positif dari setiap kejadian. 
GBU All the best.